Pada intinya, setting network pada debian ditentukan oleh beberapa file yaitu:
- /etc/network/interfaces.
- /etc/network/options.
/etc/network/interfaces
File ini memuat konfigurasi IP yang akan digunakan oleh Network Interface yang terpasang pada suatu komputer. Selain alamat IP, file ini juga menyimpan informasi tentang routing. Di bawah ini adalah salah satu contoh isi file /etc/network/intefaces:
auto lo
iface lo inet loopback
auto eth0
iface eth0 inet static
address 192.168.30.10
network 192.168.30.0
netmask 255.255.255.0
broadcast 192.168.30.255
gateway 192.168.30.11
Kata auto yang mendahului nama suatu interface menandakan bahwa interface tersebut akan dinyalakan secara otomatis pada saat booting. Interface lo tidak memiliki konfigurasi IP karena lo digunakan sebagai loopback sehingga memiliki IP yang pasti yakni 127.0.0.1. Alamat IP ini digunakan oleh komputer untuk berkomunikasi dengan dirinya sendiri.
Konfigurasi untuk eth0 harus diberikan karena interface ini dikonfigurasi menggunakan IP statis. Parameter-parameter yang harus disebutkan untuk jenis interface static adalah:
- address: menentukan IP address yang digunakan suatu komputer.
- network: menentukan Network Address komputer.
- netmask: menentukan subnet mask network komputer.
- broadcast: menentukan alamat broadcast yang digunakan komputer untuk memperkenalkan diri pada jaringan.
- gateway: menentukan default gateway yang digunakan apabila komputer tersebut mengirimkan paket data ke luar jaringan anggotanya.
Setelah selesai melakukan perubahan pada file ini anda dapat mengaktifkan setting ini dengan menjalankan perintah:
debian:~# /etc/init.d/networking start
Untuk memeriksa apakah setting ini sudah benar, ketikkan ifconfig di terminal dan jika muncul :
eth0 Link encap:Ethernet HWaddr 00:10:83:01:18:41
inet addr:192.168.30.10 Bcast:192.168.30.255 Mask:255.255.255.0
inet6 addr: fe80::210:83ff:fe01:1841/64 Scope:Link
UP BROADCAST RUNNING PROMISC MULTICAST MTU:1500 Metric:1
RX packets:116392026 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0
TX packets:172631398 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0
collisions:0 txqueuelen:1000
RX bytes:1681468257 (1.5 GiB) TX bytes:3669393927 (3.4 GiB)
Interrupt:9 Base address:0xece0
lo Link encap:Local Loopback
inet addr:127.0.0.1 Mask:255.0.0.0….
settingan dah bener! test coba ping ke kompie sebelah..
/etc/network/options
File ini memuat beberapa pilihan yang dapat dijalankan bersamaan dengan aktifasi alamat IP pada bagian di atas. Secara default, file ini mengandung 3 baris. Isi file ini kurang lebih seperti di bawah ini.
ip_forward=no
spoofprotect=yes
syncookies=no
Baris pertama menunjukkan bahwa komputer ini tidak digunakan untuk memforward paket data yang diterimanya ke komputer lain. ip_forward harus diset yes bila memang komputer ini dibangun untuk bertindak sebagai router atau bridge. Baris kedua menunjukkan bahwa perlindungan ipspoof aktif. Ada baiknya pilihan ini selalu yes untuk menghindari terjadinya spoofing alamat IP kita oleh orang lain. Baris ketiga menyatakan bahwa syncookies tidak diaktifkan. Pilihan ini bertujuan untuk membatasi jumlah usaha membuat koneksi baru dari komputer lain ke komputer kita. Bila komputer kita menerima semua request secara serentak dengan jumlah banyak, besar kemungkinan bahwa komputer kita akan hang dalam waktu singkat.
Reference:
http://www.debian-id.org


[...] aku juga belum tau apakah ini diperlukan (by default, Ubuntu Feisty blm ada file ini), tapi ada referensi yang menganjurkan ngeset ini untuk perlindungan yang [...]
trus untuk file tersebut masuknya ke mn?maaf aku baru pertama kali menggunakan LINUX KUBUNTU
file yang di edit :
1. /etc/network/interfaces.
2. /etc/network/options.
makasih mas artikelnya…..
baru belajar ubuntu…
[...] SumberĀ [...]
kang dimana saya bisa mendaptkan tutorial Ubuntu yang lengkap dan basic . jujur saya masih ragu2 u/ install ubuntu di komp takut ilang dtanya. saya adalah pemula kang.
Thx atas tutorial nya yach …
Maju terus …
Makasih tutorialnya, sangat berguna, cuma karena saya gunakan dhcp server, maka inet dhcp
langsung start ketemu
saya cobanya di kubuntu
untuk ubuntu server apakah settingan IP nya sama?
infonya bagus tuh…..
makasih yha…………..
terima ksih infonya klo langsung lewat network configurasi bisa nga ya
tlong brikan printah 2 termnal di ubuntu d
wnk??????? ke emailq okey…………..
saya mau join ubuntu desktop ke ubuntu server tapi error
The configuration stage ‘open ports to DC’ cannot be completed automatically.
Please manually perform the following steps and rerun the domain join:
Some required ports on the domain controller could not be contacted. Please
update your firewall settings to ensure that the following ports are open to
‘affordablerto.net’:
88 UDP
137 UDP
389 UDP
464 UDP
123 UDP
88 TCP
139 TCP
389 TCP
445 TCP
464 TCP
gimana solusinya??
terimakasih
kemungkinan firewall anda blom terbuka untuk port2 tadi, kalo anda memakai webmin masuk di menu firewall lalu allow untuk port2 tadi..